Archive:
Showing posts with label berita. Show all posts
KUA sebagai leading sector dengan melibatkan Pengurus Bazcam, para penyuluh Agama Islam, dan dari unsur masyarakat (tokoh agama dan tokoh masyarakat) melaksanakan program gerakan jumat berkah dimana telah menjadi program bersama yang telah dilaksanakan beberapa tahun terakhir di wilayah Kecamatan Mapilli, kegiatan ini pula merupakan kegiatan perdana di tahun 2014 diluar kegatan rutin lainnya. Dengan adanya program gerakan jumat berkah dalam memberikan bantuan langsung kepada warga miskin (mustahiq), kiranya menjadi inspirasi dalam mengambil langkah-langkah untuk bersama-sama memikirkan dan memecahkan berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejatraan masyarakat serta menekan terjadinya friksi sosial.
Pendistribusian infaq (bantuan) melalui program jumat berkah pada awal tahun 2014 ini dipimpin langsung oleh Kepala KUA Mapilli dan telah dilakukan sebanyak 2 kali di 2 dusun, yakni; Dusun Massanra Desa Bonne-Bonne yang dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 3 Januari 2014 dengan penerima bantuan (Mustahiq) berjumlah 8 orang; dan Dusun Pullipe Desa Bonne-Bonne yang dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 24 Januari 2014 dengan penerima bantuan (mustahiq) sebanyak 10 orang. Adapun bantuan yang diberikan kepada warga tersebut berupa beras dan uang.
Sebagaimana arahan dari Kepala KUA Mapilli bahwa sumber dana yang disalurkan oleh Badan Amil Zakat Kecamatan Mapilli (Bazcam) berasal dari hasil pengumpulan dana infaq dan sadaqah dari warga setempat melalui proses “jemput bola”. Sebahagian besar dana infaq dan sadaqah yang masuk kedalam kas Bazcam bersumber dari masyarakat petani saat tiba waktu panen. Metode penyaluran dana infaq ini disalurkan sesuai dengan jumlah yang masuk pada daerah tersebut. Dari hasil pengumpulan, pihak KUA bekerjasama dengan Bazcam Mapilli melakukan koordinasi kepada pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari masyarakat mengenai objek dan bentuk kelayakan bantuan yang akan diberikan. KUA Mapilli tidak menentukan/membatasi warga yang akan memberikan infaq dan shadaqah, baik dari dalam wilayah Kecamatan Mapilli maupun pihak-pihak dermawan dari luar yang berkeinginan memberikan infaq dan shadaqahnya, dan sudah tentu amanah itu akan kami sampaikan sepenuhnya kepada pihak yang berhak menerimanya yang dibuktikan dengan dokumentasi dan pelaporan kegiatan. ungkapnya saat sosialisasi zakat infaq dan shadaqah.
Beliau juga menambahkan, “Alhamdulillah… melalui kerja sama dengan berbagai pihak, pada hari ini (jumat, 24 januari 2014) kita telah menyelasaikan program kerja bersama yaitu kegiatan gerakan jumat berkah sesuai dengan perencanaan yang telah disepakati melalui rapat koordinasi diakhir tahun 2013 lalu”. Beliau juga berpesan kepada para mustahiq agar senantiasa mendoakan saudara-saudara yang telah rela menginfakkan sebagian hartanya agar mereka terus mendapatkan rezki yang lebih banyak lagi dari Allah SWT”. Imbuhnya…
Seperti yang telah kami sebutkan di atas, dengan adanya program gerakan jumat berkah dalam memberikan bantuan langsung kepada warga miskin (mustahiq), kiranya menjadi inspirasi dalam mengambil langkah-langkah untuk bersama-sama memikirkan dan memecahkan berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejatraan masyarakat serta menekan terjadinya friksi sosial. Walaupun perjalanan sepanjang setapak Dusun Pullipe begitu melelahkan tapi senyum bahagia para Mustahiq memberikan semangat bagi para rombongan. "harapan semoga panen selanjut dapat berhasil di Dusun Pullipe “. (red. ratnah)
Berdasarakan Instruksi Dirjen Bimas Islam Nomor DJ.II/369 Tahun 2013 tentang Penerapan Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) pada Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan, dimana seluruh Kantor Urusan Agama Kecamatan di seluruh Indonesia sejak tanggal 3 April 2013. Dalam Intruksi yang ditandatangani oleh Direktur Jendral Bimas Islam, Prof. Dr. H. Abdul Jamil, MA, tersebut, beliau memerintahkan Seluruh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi di seluruh Indonesia untuk memerintahkan seluruh Kepala Kantor Urusan Agama dalam wilayahnya masing-masing untuk menerapkan Aplikasi SIMKAH dalam pelayanan Nikah Rujuk. Dalam hal pemanfaatan dan pengelolaan simkah telah kami beritakan sebelumnya yang dapat anda lihat di website ini (klik disini).
Dalam menindaklajuti permasalahan tersebut, sesuai yang telah dijadwalkan, Selasa 2 Juli 2013, KUA Kecamatan Mapilli dan KUA Kecamatan Balanipa Kabupaten Polewali Mandar melakukan sharing pengalaman dan pengetahuan dalam pengoperasian, pengelolaan, serta kendala-kendala dari permasalahan yang dihadapi selama memanfaatkan aplikasi tersebut sebagai bagian dari Pelayanan nikah dan rujuk di KUA. Kegiatan ini dilaksanakan di KUA Kecamatan Balanipa Kabupaten Polewali Mandar yang dihadiri oleh Kepala KUA Balanipa (H.M Ya’KUB, S.Pd.I) beserta jajarannya, dan Kepala KUA Kecamatan Mapilli (Ibrahim, S.Ag) beserta staff. Seperti yang kami ketahui, bahwa mengitegrasikan aplikasi simkah sebagai bagian Pelayanan administrasi nikah dan rujuk di Provinsi Sulawesi Barat masih sangat minim demikian juga pada ruang lingkup Kabupaten Polewali Mandar masih terdapat 2 (dua) KUA yang telah menerapkan sistem administrasi berbasis teknologi ini menjadi bagian dari pelayanan mereka, Yakni KUA Balanipa dan KUA Mapilli. Kegiatan ini juga pernah dilakukan di KUA Campalagian namun masih tahap sosialiasi sekaligus latihan pengoperasian.
Dilaksanakannya sharing pengalaman dan pengetahuan pengelolaan simkah bertujuan untuk lebih meningkatkan pemahaman serta mampu berkontribusi terhadap perkembangan KUA itu sendiri baik dari segi pelayanan maupun dari segi administrrasi kantor. Sehingga dari pemanfaatan dan pengelolaannya, diharapkan menciptakan iklim kerja yang lebih baik, tertata, efesien, dan terkoordinir. (red. penyuluh)
Pelaksanaan kegiatan lomba
Penyuluh Agama Teladan Tingkat Provinsi Sulawesi Barat yang berlangsung pada
hari Jum'at 31 Mei 2013 tepatnya di lokasi
Masjid Babun Nikmah Panti asuhan H.S. Muhdar Desa Bonne-Bonne Kec. Mapilli Kab.
Polewali Mandar berjalan sebagaimana yang diharapkan. Lomba ini dilakukan
sesuai proses dan prosedur pelaksanaannya, dimana lomba tersebut berawal dari hasil
seleksi dari tiap-tiap kabupaten (tingkat kabupaten) se Provinsi Sulawesi Barat.
Dari hasil seleksi/lomba tersebut nantinya akan menjadi utusan untuk ikut dalam
lomba tingkat provinsi, sedangkan yang terpilih sebagai utusan/perwakilan dari
Kabupaten Polewali Mandar untuk tingkat provinsi nantinya adalah Sahidah, S.Ag yakni utusan dari Kecamatan Mapilli berdasarkan hasil
uji kempetensi dari tim penilai tingkat kabupaten/provinsi.
Kepala Kantor Kementerian
Agama Kab. Polewali Mandar dalam sambutannya pada lomba penyuluh agama Islam Tingkat.
Provinnsi Sulbar, mengharapkan kepada para penyuluh Fungsional agar lebih
meningkatkan kinerjanya dan menjalin hubungan kerjasama dengan lintas sektoral,
sebagaimana yang terjadi di wilayah Kec. Mapilli, ini dibuktikan dengan partisispasi ibu Camat, Lurah, Kepala Desa,
tokoh masyarakat, tokoh Agama, dan Tokoh Pemuda kecamatan Mapilli. Camat
Mapilli yang dalam sambutannya sangat
berterimah kasih kepada penyuluh agama Fungsional/Honorer yang ada di wilayah
kec. Mapilli dan merasa sangat terbantu dalam hal peningkatan kegiatan
keagamaan seperti Majelis Taklim, TPA/TPQ dan kegiatan keagamaan yang ada
diwlayah kec. Mapilli dan semua ini lanjut beliau terlaksana berkat kerjasama
dan koordinasi yang harmonis dengan Kepala KUA Kec. Mapilli yang dipimpin
langsung oleh Bapak Ibrahim H, S.Ag.
Penilaian lomba penyuluh
Agama Islam Teladan Tingkat Provinsi Sulbar juga dihadiri oleh Kepala KUA Kec.
Mapilli, Ketua MUI Kec. Mapilli, Drs. KH. Rahim Djalawali, Pimpinan panti
Asuhan HS. Muhdar Hj. Syarifa Tenriampa, SE, Para penyuluh Agama Fungsional
Kab. Polman, Staf Kemenag Kab. Polman Para Staf KUA Kec. Mapilli, Penghulu, pengurus
dan anggota Majelis Taklim se Kec. Mapilli.
Pada proses pelaksanaan lomba
penyuluh teladan tingkat provinsi ini sedikit alot dan menegangkan, karena tim penilai
dari Provinsi Sulbar yang dikoordinir oleh Bapak Drs. H. Muflih BF, MS.I, sangat
selektif dari setiap peserta lomba dan ini dilakukan sesuai urutan yang telah ditetapkan.
Salah-satu penilaian lomba tersebut adalah dengan mempresentasikan makalah dari
Penyuluh itu sendiri, kemudian dilakukan dialog dan tanya-jawab dari tim
penilai berdasarkan presentasi yang telah dipaparkan sebelumnya. Adapun tim
penilai dari provinsi tersebut diantaranya; Bapak Drs. Fajrul. MSI, Bapak
Syamsumarlin. LC Bapak Syukri Mondang, dan Bapak Drs. H. Dahri, M.SI. ![]() |
| Sahidah, S.Ag |
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar terus-menerus berbenah diri dalam meningkatkan pengetahuan keagamaaan diberbagai aspek, diantaranya adalah melaksanakan kunjungan silaturrahmi dengan para penyuluh agama Islam sebagai garda terdepan dalam menyampaikan informasi kepada masyarat. Kegiatan silaturahmi ini juga dirangkaikan dengan dialog dan tatap-muka dengan Majelis Ta'lim khususnya yang ada di Kecamatan Mapilli. Silaturahmi ini merupakan sarana pengingat untuk berbenah diri dan mencegah perilaku yang tidak sesuai dengan tuntunan dan syariat Islam, serta lebih mempererat ukhuwah islamiyah.Sebagaimana kita ketahui, selain ibadah yang wajib, banyak lagi ibadah mendapat penilaian
dari Allah SWT, salah-satunya dalam Islam adalah sebagai manusia kita saling menghargai baik dari segi ucapan maupun perbuatan serta memperbanyak silaturrahmi dengan siapapun, dimanapun, dan kita akan kembali kepada-Nya. Sebab dalam kehidupan sehari-hari, setiap individu selalu membutuhkan orang lain dan tidak bisa hidup sendiri. Silaturahmi merupakan ibadah yang sangat mulia, mudah, dan membawa berkah. Kaum muslimin hendaknya tidak melalaikan dan melupakannya. Karena hal ini merupakan ibadah yang paling indah berhubungan dengan manusia, silaturahim termasuk akhlak yang mulia.
Silaturrahmi juga merupakan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat pada aspek sosial untuk meningkatkan kualitas dan pemahaman dalam kerukunan kehidupan seagama dan beragama. Oleh karena itu dengan berbekal motivasi untuk selalu berbenah diri dalam rangka meningkatkan kualitas interaksi sosial bermasyarakat, sehingga nantinya melalui silaturrahim ini dapat menampung aspirasi masyarakat.
Adapun kunjungan silaturrahmi dari Kantor Kementerian Kabupaten Polewali Mandar yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Polewali Mandar yang sebelumnya menghimbau kepada penyuluh agama Islam fungsional Kecamatan Mapilli nantinya dirangkaikan dialog dan tatap-muka secara langsung dengan para anggota Majelis Taklim setempat.
Pada kunjugan silaturrahim ini, penyuluh agama fungsional dan penyuluh agama honorer serta kerjasama dengan KUA Kec. Mapilli, merintis acara tersebut dan alhamdulillah pelaksanaannya pada hari Senin, 22 April 2013 di Masjid Nurul Huda Desa Ugi Baru Kec. Mapilli dan berjalan lancar sebagaimana mestinya. Kegiatan ini dihadiri oleh penyuluh fungsional, penyuluh Honorer (status K1), Staf KUA Mapilli, Anggota Majelis Taklim, Remaja Masjid, dan dari TPA Nurul Huda Ugi Baru.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar (Drs. H. Mahmuddin, M.Si) yang didampingi oleh beberapa staf, baik dari Kantor Kemenag Polman maupun dari KUA Mapilli sendiri. Adapun sambutan atau arahan yang beliau sampaikan diantaranya mengenai; pembenahan serta pentingnya majelis taklim dalam masyarakat, tujuan dan hikmah yang terkandung dalam beribadah (mendapat ketenangan bathin, melaksanakan kewajiban, serta sebagai hamba Allah senantiasa selalu bersujud), dan penyeragaman SK Majelis Taklim disetiap Kecamatan.
Disela-sela kegiatan ini Kepala Kantor Kemenag Polman juga sempat memberikan apresiasi dan ini merupakan catatan kecil, beliau mengungkapkan bahwa “di sini terjadi keharmonisan antara penyuluh fungsional, penyuluh Honorer, dan KUA". imbuhnya...
Seperti yang telah disebutkan, dialog dan tatap muka dengan anggota Majelis Taklim berjalan sebagaimana-mestinya yang dipimpin langsung oleh Kepala Kemenag Polman yang didampingi oleh penyuluh agama fungsional dan honorer, diantaranya; Bapak Rezky dan Ibu Sahidah (penyuluh fungsional), serta Bapak Abd. Kadir, Bapak Budi Utomo, dan Ibu Ratnah, S.Ag (penyuluh honorer). (_red. penyuluh)













